RUMAH SAKIT AMC

Jl. Raya Cileunyi No.01 Rt.001 Rw.016, Kel. Cileunyi Wetan, Kec. Cileunyi,
Kab. Bandung - Jawa Barat Kode Pos 40622

Gawat Darurat
BUKA 24 JAM

layanan yang disediakan untuk kebutuhan pasien yang dalam kondisi gawat darurat dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat yang cepat

Pelayanan Rawat Jalan

  • Senin - Jum'at
    8.00 - 16.00
  • Sabtu
    9.30 - 12.00
  • Minggu
    Tutup

Pelayanan Rawat Inap

  • Kelas 1
  • Kelas 2
  • Kelas 3

Pelayanan Penunjang Lainnya

Pendaftaran Online sementara ini hanya berlaku bagi Pasien yang telah memiliki No RM di rumah sakit AMC yang akan berobat Rawat Jalan

Layanan Kami

Covid 19

There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour

Rehabilitation Therapy

There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour

MCU

There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour

200
Doctors
300
Clinic Rooms

Dokter Kami

  • A. M.GIANDRA, dr, SpOG, M. Kes

    Poli Kandungan

  • Nia Kania, dr, SpA, M. kes

    Poli Anak

  • dr.R.Jujun Junia,G.,Sp.A,M.Kes

    Poli Anak

  • dr. Rudi , Sp PD

    Poli Penyakit Dalam

  • A. AFGANI, dr, SpPD

    Poli Penyakit Dalam

  • Irma F Y, drg

    Poli Gigi

  • ELSA WAHYUDI., drg.

    Poli Gigi

  • ENDANG., drg., SpBM.

    Bedah Mulut

  • IHRUL P, dr. SpS.

    Poli Syaraf

  • Magie, dr, SpOT

    Poli Orthopedi

  • Maisaroh Noor Amilia dr. SpRad

    Poli Radiologi

  • ATANG KOSASIH, dr, SpB

    Poli Bedah

  • Yudhi, dr, Sp An

    Poli Anastesi

  • Nur Indah Wuriana, dr,Sp An

    Poli Anastesi

  • dr. Rahmat, Sp An

    Poli Anastesi

  • Raden Ilham Samsudin, dr. Sp.B

    Poli Bedah

  • ENDANG S, dr. SpTHT-KL, M.Kes

    Poli THT

  • MIRZA drg.

    Poli Gigi

  • dr. IGB Suryaningrat, Sp An

    Poli Anastesi

  • DIAN ANDRIANI, dr. SpM.

    Poli Mata

  • Sieska Olyvia Febryona, drg

    Poli Gigi

  • M. FITRIANDI B.,dr.,SpPd

    Poli Penyakit Dalam

  • Henhen, dr., SpPD.

    Poli Penyakit Dalam

  • dr. Arif Tribawono, Sp OG

    Poli Kandungan

  • RINALDI, dr, Sp.A

    Poli Anak

  • ANIE DARYULINA, dr., Sp.KK.

    Poli Kulit dan Kelamin

  • INDRY HERDIYANI, drg.

    Poli Gigi

  • NURUL IHSANAH S, dr., SpS

    Poli Syaraf

  • MOHAMAD GUNARDI, H. dr. Sp.THT

    Poli THT

  • MARISA, dr

    Dokter Umum

  • MONS EDWARD, dr.

    Dokter Umum

  • M. RIZKY MARWAN, dr

    Dokter Umum

  • RIA AULIA, dr

    Dokter Umum

  • Vitria dr.

    Dokter Umum

  • NITA M.N GINANJAR, dr.

    Dokter Umum

  • RINNY OKTAFIANI dr.

    Dokter Umum

  • IIP WURI HANDAYANI dr.

    Dokter Umum

  • RIRIN ARIESTY, dr.

    Dokter Umum

  • Andri Hertanto, dr

    Dokter Umum

  • Jenny Sapto. dr, SpPK

    Laboratorium

  • STEPHEN dr., SpU

    Urologi

  • MIA MIRANDA, dr. SpGK

    Poli Gizi

  • SUSAN SALSABILA dr. Sp. KFR

    Rehabilitasi Medik

  • FIKAR PUTRA PRADANA dr.

    Dokter Umum

Berita Terkini

  • Jun

    03

    2020
img

Teknologi Vaksin

Vaksin Sinovac

Vaksin Corona buatan Sinovac menggunakan inactivated virus atau virus utuh yang sudah dimatikan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), metode ini sudah terbukti manjur dan telah digunakan dalam pengembangan vaksin lain, seperti flu dan polio.

"Hanya saja vaksin yang dibuat dengan cara ini membutuhkan fasilitas laboratorium khusus untuk mengembangkan virus atau bakteri dengan aman, waktu produksinya relatif lama, dan kemungkinan butuh dua atau tiga dosis suntikan," tulis WHO.

Vaksin AstraZeneca

Berbeda dengan Sinovac, vaksin AstraZeneca tidak mengandung virus Corona yang dimatikan. Namun, vaksin ini menggunakan vektor adenovirus simpanse.

Maksudnya, para pengembang vaksin AstraZeneca mengambil virus yang biasa menginfeksi simpanse, kemudian dimodifikasi secara genetik untuk memicu respons imun (viral vector).

"Pada vaksin viral vector, virus yang tidak berbahaya ini akan masuk ke dalam sel di tubuh kita lalu mengirim instruksi pembuatan sebagian kecil virus penyebab COVID-19. Bagian tersebut merupakan protein mirip paku (spike protein) yang ditemukan pada permukaan virus COVID-19," tulis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

"Sel kemudian menampilkan protein ini, lalu sistem imun kita mengenalinya sebagai benda asing. Ini akan memicu sistem imun menghasilkan antibodi dan sel-sel imun lainnya untuk melawan apa yang dianggap sebagai infeksi,"

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5524127/

  • Jun

    03

    2020
img

Berita 3

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo
        consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • May

    31

    2020
img

Berita 2

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo
consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • May

    31

    2020
img

Berita 2

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo
consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

  • Jun

    03

    2020
img

Teknologi Vaksin

Vaksin Sinovac

Vaksin Corona buatan Sinovac menggunakan inactivated virus atau virus utuh yang sudah dimatikan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), metode ini sudah terbukti manjur dan telah digunakan dalam pengembangan vaksin lain, seperti flu dan polio.

"Hanya saja vaksin yang dibuat dengan cara ini membutuhkan fasilitas laboratorium khusus untuk mengembangkan virus atau bakteri dengan aman, waktu produksinya relatif lama, dan kemungkinan butuh dua atau tiga dosis suntikan," tulis WHO.

Vaksin AstraZeneca

Berbeda dengan Sinovac, vaksin AstraZeneca tidak mengandung virus Corona yang dimatikan. Namun, vaksin ini menggunakan vektor adenovirus simpanse.

Maksudnya, para pengembang vaksin AstraZeneca mengambil virus yang biasa menginfeksi simpanse, kemudian dimodifikasi secara genetik untuk memicu respons imun (viral vector).

"Pada vaksin viral vector, virus yang tidak berbahaya ini akan masuk ke dalam sel di tubuh kita lalu mengirim instruksi pembuatan sebagian kecil virus penyebab COVID-19. Bagian tersebut merupakan protein mirip paku (spike protein) yang ditemukan pada permukaan virus COVID-19," tulis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

"Sel kemudian menampilkan protein ini, lalu sistem imun kita mengenalinya sebagai benda asing. Ini akan memicu sistem imun menghasilkan antibodi dan sel-sel imun lainnya untuk melawan apa yang dianggap sebagai infeksi,"

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5524127/

  • Jun

    03

    2020
img

Berita 3

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo
        consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.